Home / berita / Perjuangan Antonio Valencia yang Jarang Diketahui

Perjuangan Antonio Valencia yang Jarang Diketahui

Menggunakan nomor punggung “7” menghadirkan banyak masalah buat Antonio Valencia. Di Manchester United, nomor “7” tak boleh dipakai asal. Ada tekanan tak terlihat yang membuat nomor “7” terasa begitu keramat.

Sepeninggal Cristiano Ronaldo, tidak ada pemain bernomor “7” United yang memukau, atau setidaknya menyamai performa Ronaldo. Selama tiga musim, Michael Owen lebih sering berkutat dengan cedera, sementara Luis Nani tak kunjung unjuk gigi. 

 

Entah apa yang ada di benak Valencia saat ia memilih nomor punggung “7” saat Owen hengkang. Pada musim terakhirnya Sir Alex Ferguson tersebut, Valencia memang berhasil membantu United meraih gelar juara yang ke-20. Namun, penampilannya tetap mendapatkan olokan. Singkatnya, ia tak pantas memakai nomor keramat itu. 

 

 

Di musim selanjutnya, Valencia memilih nomor punggung “25”, nomor yang masih dipakainya hingga saat ini. Sementara itu, pada musim 2013/2014, tidak ada pemain yang mengenakan nomor punggung “7”.

 

Valencia sempat kalah bersaing. Sebagai pemain sayap, ia mungkin kalah atraktif ketimbang Ashley Young ataupun Nani. Permainannya cenderung biasa saja: menggiring bola lalu mengirimkan umpan; sesuatu yang bisa dilakukan semua orang.

 

Sampai akhirnya, Valencia dicoba di pos wingback kiri di era Louis van Gaal. Nyatanya, Valencia punya kemampuan bertahan yang baik. Hal serupa ia tunjukkan di era Jose Mourinho, di mana Valencia menjadi pilihan utama Mou di pos fullback kanan.

 

Berbagai ujian dan olokan yang mengarah kepadanya tidak memengaruhi performanya. Ia seolah sudah tahan banting dan menjadikan segala komentar negatif itu sebagai cambuk agar ia bermain lebih baik. Kini, Valencia dianggap sebagai pemain yang paling konsisten di era Mou. Hal ini juga yang mengantarkan Valencia mendapatkan perpanjangan kontrak hingga Juni 2018.

 

“Saya menilainya sebagai bek kanan terbaik yang bisa dimiliki. Tidak ada yang lebih baik dari Antonio di sisi kanan pertahanan. Sudah menjadi tugas kami untuk mempertahankan yang terbaik,” tegas Mou.

 

Dari Keluarga Miskin

 

Sejak kecil, Valencia sudah dekat dengan stadion. Ia tidak bermain bola, tetapi membantu ibunya berjualan. Di Lago Agrio, Valencia dan ibunya berjualan minuman untuk mereka yang kehausan dan kepanasan.

 

Setelah “jam kerja”-nya selesai, Valencia tak bisa langsung pulang. Ia mengitari stadion dan mencari botol bekas. Setelah bekerja untuk ibunya, Valencia bekerja untuk ayahnya. Botol-botol bekas itu kemudian dijual ke pengepul di Quito, ibukota Ekuador.

 

Lago Agrio atau Nueva Loja adalah ibukota Provinsi Sucumbios. Wilayah ini sejatinya merupakan bagian dari lebatnya Hutan Amazon. Lago Agrio dianggap sebagai salah satu kota paling berpengaruh di Ekuador. Melimpahnya sumber minyak bumi membuatnya menjadi tempat menarik untuk dijadikan tempat pengeboran minyak. 

 

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,

 

Namun, hal ini tak serta merta membuat masyarakatnya sejahtera; keluarga Valencia salah satunya. Hampir sulit untuk memanfaatkan hutan tropis di Lago Agrio. Pasalnya, Hutan Amazon di Lago Agrio sudah tercemar parah. Pengadilan Ekuador bahkan pernah menghukum Cheveron senilai 8 miliar USD karena mencemari lingkungan.

 

Tidak ada pekerjaan lain yang bisa dilakukan orang tua Valencia. Ini yang membuat mereka harus berbagi kamar dalam satu atap. Meskipun begitu, Valencia tak pernah merasa tersiksa.

 

“Masa kecilku amatlah menyenangkan. Saat ayah bekerja, kami semua bekerja bersama untuk mencari makanan,” kata Valencia.

 

Valencia biasanya bermain bola di pinggir rumahnya. Sampai akhirnya, seorang pemandu bakat, Pedro Perlaza, menemukan bakatnya dan mengirimnya berlatih di Sucumbios.

 

Di usia 16 tahun, Valencia bergabung bersama Club Deportivo El Nacional, kesebelasan yang dioperasikan tentara Ekuador di Quito. Namun, ia tak pernah bilang pada ayahnya yang menginginkannya menyelesaikan studinya.

 

“Dia keliling rumah mencari di mana aku berada. Untungnya mereka punya keberanian buat bilang yang sebenarnya dan saat ayah sudah tenang, ayah menyadari kalau itulah jalan terbaik. Aku berlinang air mata saat pergi. Aku masih amat muda waktu itu, tapi aku tahu kalau ini harus kulakukan,” kata Valencia.

 

Kondisi di El Nacional pun berbeda dengan kesebelasan lain. Karena dioperasikan oleh tentara, setiap pemain tinggal di barak. Mereka harus membereskan kasur dan hal-hal lainnya. Setiap sore, seorang perwira datang untuk mengecek apakah mereka melakukannya dengan benar atau tidak.

 

Bahagia tapi Jarang Tersenyum

 

Tentu ada alasan khusus mengapa Sir Alex Ferguson mendatangkan Valencia dari Wigan Athletic. Soalnya, sekilas, hampir sulit untuk mengangkat Valencia sebagai pemain bintang. Di sisi lain, Valencia justru sesuai dengan sosok pemain yang biasa diorbitkan Sir Alex: sederhana.

 

“Aku yakin Sir Alex melihat latar belakang pemain untuk mencari tahu orang seperti apa yang ia datangkan,” kata Patrick Evra suatu ketika. 

 

“Si Bos datang dari wilayah sulit di Glasgow. Aku datang dari pinggiran kumuh Paris dengan 24 saudara. Pelatih pernah bilang tentang ini ke kami semua dan kami tak akan melupakannya. Dia menunjukkan kami semua kalau kami punya jiwa.” 

 

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,

 

Kehadiran Valencia membuat dahi banyak orang berkerut. Ia didatangkan senilai 17 juta paun. Ia diproyeksikan sebagai pengganti Cristiano Ronaldo yang hijrah ke Real Madrid; dan seperti yang kita tahu Valencia masih belum mampu setara dengan Ronaldo.

 

“Dia Ronaldo, dan saya Antonio Valencia. Cara bermainku berbeda. Kami tak sama,” jelas Valencia.

 

Soal perbedaan, jelas terlihat. Hal paling jelas, ia jarang merayakan gol secara berlebihan. Ia juga jarang tersenyum di depan kamera!

 

“Aku tak pernah mencari-cari kesempatan untuk berfoto. Kalau disamakan dengan Paul Scholes maka ya, persamaan itu benar,” ujar Valencia. “Aku tahu aku tak pernah merayakan gol. Kami tak bisa menilainya dari wajahku, tapi percayalah aku merayakannya di dalam hati.”

 

Bersama United, Valencia benar-benar menikmati waktunya. Ia pernah menolak Real Madrid. Alasannya? Karena ia bahagia di Wigan. Saat Sir Alex menginginkannya, Ia tak menolak. Ia menganggapnya sebagai candaan.

 

“Kini, aku sadar kalau dia adalah salah satu orang paling serius di Inggris. Kalau dia bicara sesuatu, dia serius memaknainya,” ungkap Valencia.

 

***

 

Valencia memang pemain yang kelewat biasa buat Manchester United. Tapi dari jalan hidupnya, Valencia jelas pantas mendapatkannya. Ia menjadi pesepakbola paling terkenal di Ekuador karena statusnya sebagai pemain United.

 

Saksikan program tentang kisah hidup Antonio Valencia berjudul, “Antonio Valencia, From Amazon to Old Trafford,” di MUTV melalui web dan aplikasi Supersoccer TV (klik di sini untuk menonton). 

 

Waktu tayang:

Selasa, 14 Februari 2017 pukul 16:30

Rabu, 15 Februari 2017 pukul 10:00

Kamis, 16 Februari 2017 pukul 19:00

 

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,

Sumber Artikel

Sumber: infowarta.com